giniii...
waktu Ika msh TPA..
jamannya SD SMP doeloe tuuuu..
diajarinnya sih gak pake sayyidina sama guru ngaji Qhu... namanyaaa...
hmhm siapa yaa...
duuuuh Lupa lagee...[muUph yaaa pak ;'(
]
tapi.. temn2 Ika kbanyakan pake.. truz jadi bingngung deyyyh..
and then.. Ika cari tauuu ajah ...
and i'll share this just for you my sweetest friendzz..=)

ada kisah antara Nabi dan salah seorang sahabat Nabi....
gini ceritanya : Nabi mengetes sahabat beliau tentang bacaan tahiyatul akhir, sahabat tersebut melafalkan memakai sayyidina Muhammad....Nabi menegur kenapa memakai sayyidina terus kata sahabat saya menghormati anda, apakah saya salah, dan nabi tidak mengatakan itu salah. sebenernya kata Nabi tidak perlu pakai sayyidina. Nah ini dipake kebanyakan di Organisasi NU memakai sayyidina sedangkan Muhammadiyah tidak memakai kata sayyidina dalam Nama depan Nabi. Ini sedikit contoh na. Kalo aliran sesat itu... kebanyakan keluar dari patokan yang ada, menyimpang dari Rukun Islam dan ada juga penggabungan antar agama seperti, Islam dengan Hindu, Islam dengan Kristen. Aliran-aliran ini memang sudah diramal oleh Nabi Muhammad, beliau bersabda bahwa nanti Islam akan pecah menjadi beberapa aliran, dan hanya satu yang selamat yaitu yang memegang teguh Al quran dan Hadist. Maksud dari memegang teguh Al quran dan hadist, yaitu : mereka yang melaksanakan kehidupan sehari-hari berdasarkan pada Al quran dan hadist.
naah giiitu deh ceritana..
ini siyyh Ika dapt dari someone yang nama na wawan (1976)..
he said like that...
.....
dikutip dari:Iraz Syamil Mohd Zahari bahwa
Tahiyyat/Tasyahud akhir. Membaca tahiyyat akhir juga baiknya dipelihara segala bacaan di dalamnya. Bacaan tahiyyat akhir adalah seperti ini:
"Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah.
Kurniakanlah rahmat dan kesejahteraan Kepada junjungan mulia Muhammad saw dan ke atas ahli keluarga baginda yang mulia, sebagaimana rahmat dan kesejahteraan yang telah Engkau kurniakan kepada Ibrahim dan ahli keluarga Ibrahim. Dan limpahkanlah berkatMu kepada Muhammad dan ahli keluarga Muhammad seperti mana berkatMu kepada Ibrahim dan ahli keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau yang amat terpuji lagi amat mulia."
nota: ungkapan "sayyidina" di dalam contoh di atas hanyalah sunat hukumnya dan tidak mengapa jika ditinggalkan.
thanks for attention..
hopefully berguna....